Pertama kali kenal friendster itu sekitar November 2006, waktu saya masih SMP :p Awalnya tuh chatting di MIRC terus pada nanya-nanya "ada FS gak?" apa sih FS? Sampai akhirnya ada teman chatting saya yang memandu saya mendaftar Friendster. Dan waktu itu saya udik sekali, saya gak ngerti apa maksudnya Friendster ini. Saya kira Friendster itu hanya untukmeng-accept friend requests saja. Saya gak ngerti testimoni/komentar bahkan kirim pesan aja saya bingung. Dulu, kalo internetan itu paling buka email, googling liat-liat gambar, mirc atau buka Friendster dan itupun hanya accept-in friend requests aja. hoho.
Hingga pada suatu masa entah gimana ceritanya saya pun tidak begitu ingat, saya
sudah bisa merombak tampilan Friendster saya alias ganti layout. haha. Terus sampai bisa dan ngerti kalo ternyata Friendster itu bisa untuk kirim komentar dan pesan. Tapi waktu saya baru tau, saya buka Friendster jarang sekali lagian teman saya masih sedikit.
Jaman saya baru masuk SMA, makin booming lah itu yang namanya Friendster. Maka jadilah saya semakin sering berkecimpung di dunia maya. Gonta-ganti layout, koment-komenan, gonta-ganti foto profil(kalo di Friendster sebutannya Primary Photo, dan add orang sebanyak-banyaknya. Pas lagi in-nya Friendster, para pengguna pabanyak-banyak temen alias berlomba-lomba untuk mengumpulkan teman sebanyak-banyaknya sampe full. kapasitas maksimalnya 3000 friends. Terus ngumpulin koment/testimonial sebanyak-banyaknya. Masang layout teroke, gonta-ganti nama senarsis mungkin dan sebagainya.
Kalo ada yang baru add, biasanya si yang di-add ngirim koment "Thanks for add", "tengss voo ett", "Mari berkauaand", dan semacamnya kepada orang yang nge-add itu. Lalu berkenalan lah masing masing. Kalo dipikir-pikir mereka ramah ya dan welcome juga. wakakakak.
oiya, beginilah tampilan Friendster jaman dahulu. (hasil googling)
Buat saya, Friendster menyimpan banyak sekali hal. Mulai dari yang menyenangkan sampai yang menyebalkan. Sempet gak lepas dari friendster deh dulu, setiap ada apa ganti shoutout atau bahkan post bulbo(bulletin board). Pas jamannya, saya pernah dapet lebih dari 60 komentar per hari. Saya berhasil mengumpulkan lebih dari 10000 komentar dan 1000 teman. haha. Kenal banyak orang lewat Friendster, terus tau banyak hal juga, sampe dulu pernah ada perang di Friendster. Ya saya bukan termasuk di dalam peserta perang itu sih, tapi teman saya. Pokoknya banyak hal terjadi di sana dan itu menjadi sesuatu yang belum hilang di memori saya. Masih kebayang seneng susahnya. haha apasih.
Akhir 2008 seseorang mengenalkan saya kepada jejaring sosial yang baru buat saya, yaitu Facebook. Daftar aja ikut-ikutan. Dulu saya bingung banget apaan ini Facebook, mana waktu itu masih sangat sepi sekali beda banget sama sekarang. Baru-baru punya Facebook sih saya jarang buka, masih lebih sering ke Friendster.
Lama-lama saya bosan dengan Friendster dan mulai beralih ke Facebook. Ditambah lagi banyak teman saya dan juga teman Friendster saya yang membuat akun Facebook. Hingga suatu saat, Friendster ditinggalkan, bulukan, dibuka sekali-sekali saja dan menjadi sepi sekali. Dulu, Friendster saya selalu ramai dengan komentar, friend requests, messages, bulbo dan lain sebagainya. Sekarang udah gak ada lagi, last update tuh berbulan-bulan yang lalu dan sudah sangat basi. Tampilan Friendster juga berubah jadi seperti di bawah ini.
walaupun sekarang banyak fitur baru di Friendster, tapi tetap saja ditinggalkan. Friendster juga dianggap gudang "alay" dan mungkin dianggap kuno. Ya memang jaman Friendster, orangnya alay-alay semua haha, hampir semua tau gak? Jadi sama aja, tulisannya mengandung banyak simbol huruf angka dan sebagainya. dan dulu juga belum ada(belum terkenal) istilah alay, dan juga sksd sekali dan menjadi K dan D beneran. Aaaaaa.. saya kangen Friendster deh!
Jaman memang sudah berubah. Semakin banyak jejaring sosial bermunculan di jagad dunia maya. Yang sedang top saat ini adalah Facebook dan Twitter dan Plurk dan Koprol dan Foursquare dan lainnya dengan fitur andalan masing-masing. What's next? Let's see :)



Masih musim ya friendster... hehe...
ReplyDeletetapi justru dari fs, saya sekarang bisa jadi seorang yg bekerja di dunia IT lewat CSS dan overlay injections tanpa harus kuliah mahal".
berkat friendster pula saya kini menjadi admin sebuah social network asal amerika.
jadi makasih buat FRIENDSTER.
wah saya jadi keingetan masa lalu nih.
blognya keren. thanks for share.